BALI – LPK Garuda College Indonesia memperkuat arah pengembangannya sebagai lembaga pelatihan kerja yang terbuka untuk berkolaborasi dalam berbagai program pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi, pengembangan kapasitas SDM dan kesiapan kerja, baik di Provinsi Bali maupun dalam jejaring yang lebih luas di tingkat nasional.
LPK Garuda College Indonesia membuka ruang kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia beserta unit pelaksana teknis dan jejaring pelatihan vokasinya, Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota, lembaga pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, perusahaan, koperasi, UMKM, lembaga pendidikan, organisasi, asosiasi, komunitas maupun kelompok masyarakat, sesuai kebutuhan, kapasitas lembaga, mekanisme kerja sama dan ketentuan yang berlaku.
Pimpinan LPK Garuda College Indonesia, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, mengatakan bahwa lembaga pelatihan kerja saat ini harus mampu mengikuti perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Menurutnya, pelatihan tidak cukup hanya menyelesaikan materi. Pelatihan harus menghasilkan peningkatan kemampuan yang dapat digunakan peserta dalam pekerjaan, usaha maupun aktivitas produktif lainnya.
“Setiap kelompok memiliki kebutuhan berbeda. Pencari kerja membutuhkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja. Tenaga kerja membutuhkan peningkatan kompetensi. Perusahaan membutuhkan SDM yang semakin produktif. UMKM dan koperasi membutuhkan kemampuan untuk berkembang. Karena itu, pelatihan harus semakin relevan, fleksibel dan berbasis kebutuhan,” kata Agung Gempa.
Terbuka untuk berbagai jenis pelatihan
LPK Garuda College Indonesia tidak membatasi pengembangannya hanya pada satu bidang pelatihan.
Program dapat dirancang berdasarkan kebutuhan peserta, kebutuhan perusahaan, kebutuhan dunia usaha dan industri, kebutuhan organisasi, serta sasaran program pemerintah atau lembaga mitra.
Sasaran pelatihan dapat mencakup pencari kerja, calon tenaga kerja, tenaga kerja aktif, masyarakat umum, pelaku UMKM, pengurus dan anggota koperasi, aparatur, organisasi, komunitas, kelompok masyarakat hingga SDM perusahaan.
Pelaksanaannya dapat dikembangkan dalam bentuk pelatihan perorangan, kelompok, kelas reguler, kelas khusus, pelatihan perusahaan, in-house training, pelatihan berbasis kebutuhan mitra, pelatihan peningkatan kapasitas SDM, maupun program kolaboratif lainnya.
Untuk kebutuhan kompetensi yang berada di luar bidang utama internal lembaga, LPK Garuda College Indonesia terbuka bekerja sama dengan instruktur, praktisi, profesional, perusahaan maupun lembaga yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.
Pendekatan tersebut membuat GCI tidak hanya berfungsi sebagai tempat kursus, tetapi diarahkan menjadi ruang kolaborasi pengembangan SDM lintas bidang.
Penguatan kompetensi digital dan dunia kerja
Teknologi informasi dan digital menjadi salah satu kekuatan pengembangan LPK Garuda College Indonesia.
Program yang dapat dikembangkan mencakup komputer dan administrasi digital, aplikasi perkantoran, internet, website, desain, multimedia, pemasaran digital, media sosial untuk usaha, produktivitas digital, komunikasi, pelayanan, serta pemanfaatan Artificial Intelligence atau AI untuk pekerjaan dan usaha.
Namun kebutuhan dunia kerja tidak berhenti pada kompetensi digital.
Karena itu, melalui pola kolaborasi, GCI membuka peluang pengembangan berbagai pelatihan lain yang relevan dengan kebutuhan perusahaan, industri, koperasi, UMKM, organisasi maupun masyarakat.
Prinsipnya adalah program pelatihan harus mengikuti kebutuhan kompetensi yang nyata.
Mendukung pencari kerja, upskilling dan reskilling
Salah satu fokus penting LPK Garuda College Indonesia adalah peningkatan kesiapan pencari kerja.
Saat ini, dunia kerja semakin membutuhkan tenaga yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga mempunyai keterampilan praktis, kemampuan menggunakan teknologi, komunikasi, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi dan kompetensi sesuai kebutuhan pekerjaan.
Bagi tenaga kerja yang telah bekerja, GCI juga membuka ruang program upskilling dan reskilling.
Upskilling diarahkan pada peningkatan kemampuan dalam pekerjaan yang sedang dijalani, sedangkan reskilling membantu tenaga kerja memperoleh keterampilan baru ketika terjadi perubahan teknologi, sistem kerja maupun kebutuhan perusahaan.
Dengan demikian, pelatihan dapat menjadi bagian dari proses peningkatan produktivitas tenaga kerja secara berkelanjutan.
Siap mendukung program pelatihan pemerintah
LPK Garuda College Indonesia juga membuka diri untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dalam berbagai program pelatihan yang dikembangkan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, termasuk program yang dilaksanakan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas serta jejaring lembaga pelatihan kerja lainnya.
Hal yang sama berlaku terhadap peluang sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota dan perangkat daerah terkait ketenagakerjaan, pendidikan, koperasi, UMKM, ekonomi kreatif maupun pengembangan SDM.
Pelaksanaan kerja sama tersebut tentunya dilakukan berdasarkan program, persetujuan, penugasan, kemitraan serta ketentuan yang berlaku.
Bagi GCI, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha dan masyarakat merupakan bagian penting dalam memperluas akses peningkatan kompetensi.
Selaras dengan pembangunan SDM nasional dan Bali
Pengembangan LPK Garuda College Indonesia ditempatkan dalam semangat ikut mendukung pembangunan SDM Indonesia yang unggul, kompeten, produktif dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Pada tingkat daerah, GCI juga ingin mengambil bagian dalam pembangunan SDM Bali yang berkualitas, adaptif terhadap teknologi, memiliki karakter dan tetap berakar pada budaya Bali.
Keunggulan SDM Bali ke depan tidak cukup hanya ditopang pendidikan formal, tetapi juga perlu diperkuat melalui kompetensi, keterampilan, produktivitas, kreativitas, penguasaan teknologi dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Dari Bali untuk Indonesia
LPK Garuda College Indonesia membuka pintu bagi pemerintah, perusahaan, industri, lembaga, organisasi, koperasi, UMKM maupun masyarakat yang membutuhkan program peningkatan kapasitas SDM.
Kebutuhan tersebut dapat dipetakan terlebih dahulu, kemudian dikembangkan menjadi program pelatihan yang menyesuaikan materi, durasi, metode pembelajaran, instruktur, target kompetensi dan evaluasi.
“Tidak semua bidang harus kami kerjakan sendiri. Jika ada kebutuhan kompetensi tertentu, kita dapat membangun kolaborasi dengan instruktur, praktisi atau lembaga yang sesuai. Semangat kami adalah tumbuh melalui kolaborasi dan memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kompetensi SDM,” ujar Agung Gempa.
Dengan semangat tersebut, LPK Garuda College Indonesia siap tumbuh dari Bali sebagai bagian dari ekosistem pengembangan SDM Indonesia.
LPK Garuda College Indonesia
Pelatihan Kerja • Pelatihan Vokasi • Pengembangan SDM • Peningkatan Kompetensi • Kesiapan Kerja
#LPKGarudaCollegeIndonesia #LPKBali #PelatihanKerja #PelatihanVokasi #PelatihanSDM #KemnakerRI #PeningkatanKompetensi #SDMUnggul #PelatihanBali #IndonesiaEmas2045

